Form Biodata

Rabu, 29 Februari 2012

Program Jangka Pendek Alteks Bandung :

notepad-with-pencil-of-spiral-binding

1. 9 Maret 2012 : Kuliah tamu " suksesi pendidikan & motivasi kewirausahaan " di SMKN 03 pkl pada puncak acara dies natalis 2012 (tahap koordinasi)
2. 27 Febuari - 27 April 2012 : program penyehatan Koperasi Bina Usaha Alteks (kobisa)
3. 5 Mei 2012 : LPJ Pengurus Koperasi Bina Usaha (kobisa Alteks) tahun 2012.
4. Juni - Juli 2012 : Pembentukan kepengurusan Baru Alteks 2012 - 2015.
5. Agustus 2012 : Evaluasi yayasan alteks Bandung tahun I.


Note : Jalatex masih dalam tahap wacana, krn Alteks Bdg harus berkonsentrasi dahulu ke perbaikan internal kepengurusan dan koperasi.


Mohon dukungan teman-teman semua, dan tks spesial buat Kang Gio Namane atas tempat dan jamuan pertemuan hari minggu, 26 Feb 2012 di RM Ampera.


Tetap semangat!

 

from : Slamet Subekhi

Selasa, 28 Februari 2012

SANDI AMBALAN.......

by : Rakhmad Nur Solikhin

Pengucapan Sandi Ambalan Pramuka Penegak

KEHORMATAN ITU SUCI
JANGANLAH KURANG AMALMU DALAM KESUKARAN
TENANGLAH DALAM BAHAYA
KATAKANLAH SELALU DALAM SEBENARNYA
JANGANLAH SEKALI - KALI SETENGAH BENAR ATAU YANG BERATI DUA
SABDA PANDITA RATU
MANUSIA TIU MANUSIA
KAYA ATAU MELARAT ADALAH KEADAAN LAHIR
KITA MENGUKUR ORANG DENGAN UKURAN BATIN
SIAPA SAJA MESKIPUN BAGAIMANA, ADALAH KAWAN KITA
KARENANYA...........
JANGANLAH BERBUAT SESUATU YANG DAPAT MELUKAI HATI
ATAU MENGHINAKAN ORANG LAIN
LEBIH BAIK MATI TERHORMAT DARIPADA HIDUP NISTA
DALAM KEADAAN BAGAIMANAPUN JUGA
PANCARKANLAH JIWAMU DENGAN RIANG GEMBIRA
DAN JANGANLAH TAMPAK PADA LAHIRMU AKAN ISI HATIMU
PEMUDA SETIA ADALAH PEMUDA YANG SOPAN DAN PERWIRA
YANG MEMBELA ORANG - ORANG YANG MISKIN
DAN MEREKA YANG KURANG DARI PADANYA
SERTA MENOLONG DIRINYA
HARGAILAH DAN PERGUNAKANLAH SEBAIK - BAIKNYA
SEGALA SESUATU YANG KITA TERIMA DARI TUHAN
ITULAH KEHENDAK AMBALAN KITA

Minggu, 26 Februari 2012

Cara Mengawetkan Baterai Laptop / Notebook

by : Windycom Komputer

laptop-battery
Bagaimana agar bateray laptop tahan lama? Tantangan utama dengan laptop adalah bahwa masa pakai baterai sering tidak tahan lama, bocor dll. Semua ini disebabkan kecepatan CPU, kinerja grafis tinggi dan jumlah RAM besar membutuhkan lebih banyak kekuatan. Meskipun produsen laptop adalah menciptakan laptop dengan baterai yang tahan lama, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan sendiri untuk merawat baterai laptop Anda. Inilah tips mengawetkan bateray laptop.
1. Ketika laptop baru dibeli, bateray-nya masih kosong. Laptop tidak boleh langsung digunakan sekalipun charge listrik terpasang. Laptop harus dimatikan dulu, di-charge selama antara 4-8 jam hingga lampu indikatornya menunjukkan full charge (biasanya lampu indikator charge akan berwarna hijau ataupun biru.
2. Jika Anda tidak sedang presentasi tetapi sedang bekerja rutin dengan laptop dikantor, lepaskan bateray laptop dan gunakan listrik langsung. Jika bateray terpasang, charge juga terpasang dalam banyak kejadian akan menyebabkan bateray cepat bocor. Walaupun laptop modern sering memiliki sirkuit yang memastikan baterai tidak digunakan bila charge terpasang, tapi suhu panas juga mempersingkat masa pakai baterai. Ingat, bateray laptop digunakan hanya ketika listrik tidak dapat digunakan langsung. Namu perlu diperhatikan juga jangan terlalu sering menggunakan laptop tanpa baterai karena jika saat digunakan listrik tiba – tiba padam dapat berakibat motherboard laptop cepat jebol.
3. Pastikan untuk mengkonfigurasi pengaturan bateray laptop Anda dengan tepat. Aturlah periode Sleep laptop Anda agar memungkinkan Anda untuk menonaktifkan layar dan hard disk setelah jangka waktu tertentu komputer tidak digunakan. Tentukan periode ini sesingkat mungkin untuk memaksimalkan masa pakai baterai.
4. Nonaktifkan Bluetooth dan WiFi ketika tidak diperlukan. Ketika Anda menonton film, atau mengetik dokumen dan Anda tidak perlu online, menonaktifkan perangkat nirkabel. Hal ini akan membantu menghemat daya, sebab konsep Bluetooth dan WiFi adalah mengirim dan menerima signal walaupun Anda tidak menyadarinya dan ini menghabiskan daya. Lebih parah lagi jika keuda fitur ini Anda aktifkan ditempat yang sama sekali tidak ada signal.
5. Kurangi mengkonfirasi layar terlalu terang. Disatu sisi layar lumayan terang adalah baik karena tulisan lebih jelas, tetapi disisi lain makin terang layar makin banyak daya yang digunakan, selain itu layar terlalu terang dapat menyebabkan mata cepat lelah karena terlalu banyaknya cahaya yang diterima oleh mata
6. Sejalan dengan tip sebelumnya, Anda harus menonaktifkan screen saver. Terutama ditujukan untuk mencegah layar agar tidak terbakar, screen saver mengkonsumsi daya jauh lebih tinggi karena CPU aktif dan kartu video dan layar digunakan juga. Ini sama dengan menonton video pada laptop.
7. Selain menonaktifkan Bluetooth dan perangkat nirkabel, juga melepaskan setiap perangkat eksternal ketika tidak diperlukan. Sebuah USB atau mouse nirkabel, memory stick USB, harddisk eksternal atau kartu PCMCIA yang tidak sedang digunakan pada laptop harus dilepas. Anda harus paham, semua perangkat tadi menggunakan daya dari laptop Anda.
8. Periksa juga program startup Anda dan program aktif dan menutup program yang tidak perlu. Program-program startup yang terlalu banyak akan menyebabkan laptop loading lama. Loading lama akan membutuhkan banyak memory virtual sehingga terlalu banyak menggunakan akses hard disk.
9. Jika Anda ingin mendengarkan musik, gunakan headset dan bukan speaker. Karena speaker laptop kecil maka walaupun volume musik sudah maksimal tetapi suara tidak maksimal diteling Anda. Jika volume Anda naikkan maka penggunaan daya juga bertambah besar.
10. Update BIOS dan driver. Produsen komputer melakukan perbaikan software mereka sepanjang waktu untuk memperbaiki cara hardware digunakan. Memperbarui Bios akan memastikan bahwa Anda memiliki versi terbaru dan memberikan kompatibilitas maksimum dengan penghematan daya semua fitur sistem operasi. Hal yang sama berlaku untuk driver perangkat keras. Driver mengendalikan semua aspek dari perangkat keras, termasuk mode penghematan daya hardware.
CATATAN; Anda harus hati-hati mengupdate BIOS karena jika salah maka laptop Anda akan masuk tong sampah alias tidak bisa Anda perbaiki kecuali Anda bawa ke dealernya.
Inilah beberapa gagasan tentang bagaimana merawat baterai pada laptop Anda dan memaksimalkan masa pakai baterai laptop.

from : http://noviariansyah.tk/?p=225

REFLEKSI HIDUP ALA ABU NUWAS

oleh Aboe Djihan

Kisah-kisah dari Madura serta berbagai khazanah humor lainnya sering menunjukkan, bahwa dalam hubungan religius, manusia memiliki dua kecenderungan sikap kepada Tuhan. Yang satu serius, lainnya, maaf, cenderung santai dan penuh humor – meskipun yang terakhir ini tidak harus berarti negatif.

Misalnya, lihat saja kisah Nasrudin yang penuh satire, atau Syeh Abu Nuwas (bukan Abu Nawas, lho..!). Syairnya amat masyhur dan jadi ritus pujian di berbagai komunitas Islam tradisional.

Si penyair SUDRUN yang juga filosof dan manusia strategic ini caranya berhubungan dengan Tuhan sedemikian karib, sehingga penuh humor dan keakraban-keakraban lain.

Salah satu puisinya yang kondang HANYA TEPAT ditejemahkan ke Bahasa Madura, sebab kalau bahasa lainnya, terutama Bahasa Indonesia yang miskin dan agak sok, akan tidak mampu menyertakan nuansanya, humornya, sifat kedekatan antara Allah dengan hamba-Nya, serta ‘kehangatan jiwa’ ;

TUHAN, SAYA INI ndak coco’ KALO’ MASUK SORGA

TAPI KALO’ HARUS MASUK NERAKA YA JANGAN, ta iyeh..!

JADI KOMPAKLAH SAMA SAYA, AMPUNI DOSA SAYA

Sampeyan INI KAN MAHA PENGAMPUN DOSA SEBERAPA PUN BESARNYA...!

Enak saja dia memfetakompli Tuhan. Abu Nuwas yang selama hidupnya selalu menjengkelkan Khalifah Harun al-Rasyid namun justru karena itu ia amat dicintai dan dibutuhkan.

Mentang-mentang dia tahu Allah itu Maha Pengampun, ia selalu menagih. Kalau dia menghadap dengan membawa dosa-dosanya, sifat pengampun itu yang dijadikan BEMPER untuk menghindari tabrakan keras dengan hukum-Nya.

Tetapi orang hidup ini memang perlu PER....mentalnya perlu SHOCK ABSORBER yang olinya harus lancar dan konstan. Pengisian olinya ini bisa dengan rasionalitas ilmu psikologis, bisa pula dengan kearifan-kearifan keagamaan.

Kalau orang hidup tanpa PER di hatinya dan tanpa SHOCK ABSORBER di jiwanya, padahal jalanan nasib ini menggerunjal-gerunjal, penuh batu-batu dan duri, maka ia akan gampang rontok, cepat tua, dan mudah dihinggapi PENYAKIT KARTU MATI. Dan kalau sudah demikian, tak ada lagi gunanya segala harta benda dan kemewahan yang sudah setengah mati diperjuangkan dengan segala daya kewiraswastaan, atau bahkan dengan korupsi dan tipu-tipu....kikikikik (ketawa ala Gio mode on)

Adapun kita semua memafhumi bahwa humor adalah PER dan SHOCK ABSORBER yang paling ampuh. Abu Nuwas itu pasti frustasi dan sangat disiksa oleh rasa berdosanya yang tak terbatas seperti “butiran pasir di pantai”. Maka ia memerlukan suatu struktur logika dan pola pergaulan dengan Tuhan yang mengandung shock absorber bagi rasa aman jiwanya.

Kalau ada orang mengalami stres dan datang curhat kepada saya, saya biasanya tak mau banyak meladeni – karena saya sibuk dengan urusan PEMBANGUNAN. Saya hanya ucapkan kata-kata singkat;

“Semua makhluk Allah itu punya keterbatasan. Yakni membutuhkan ruang dan waktu. Benda, angin, peristiwa, manusia, juga stres....membutuhkan ruang dan waktu.

Maka jalan untuk menceraikan stres sangat simpel: jangan kasih ia ruang dan waktu, maka ia tak sempat dan tak akan punya tempat untuk eksis...(wkwkwkwk...semprul).”

Sebenarnya saya cuma melawak, tetapi ternyata banyak yang terbantu. WONG kerjaan selalu sangat banyak kok mau-maunya stres segala. Goblok sekali kalau manusia sampai tidak bersikap acuh tak acuh kepada makhluk yang bernama stres. Tak usah menyapa dia, tak usah kasih perhatian dia.

Kita bisa ngantor, bekerja, berdagang, kuliah, berfikir, membaca, mendengarkan musik, memperbaiki kendaraan, membantu tetangga, apa saja bentuk amal dimana usia kita tidak cukup untuk dipakai mengerjakan sesuatu yang bisa kita bikin daftar panjang untuk kita kerjakan...!

Mungkin justru karena itu Abu Nuwas menggagas bahwa Tuhan sama sekali bukan sumber stres, justru sebaliknya. Tuhan adalah asal muasal segala ketenteraman jiwa. Maka ia daya-upayakan suatu cara bergaul yang memungkinkan itu.

Padahal pada saat lain kepada Tuhan kita bersikap amat tunduk dengan cara yang ketat, kaku, MENTHELENG, tegang, tanpa senyum apalagi tawa, tidak berani membayangkan sedang 'memandang' Tuhan – padahal hidup yang sebaik-baiknya adalah berpedoman pada imajinasi seolah-olah hanya memandang Tuhan dan hanya dipandang Tuhan.

Dengan kata lain, kalau mau berkarya, beramal, berbuat baik, itu tidak didasarkan pada pembayangan sedang dilihat oleh mata manusia, melainkan berdasarkan pandangan dan penilaian Tuhan.

Yang disebut MAKRIFATULLAH adalah keadaan mengetahui dan melihat Allah sejauh kapasitas sebagai manusia.

Namun ada kisah Menwa Madura yang karena rileksnya, agak kelewatan kepada Tuhan;

Pada saat menjalani berbagai latihan kemiliteran, ada suatu saat dimana ia harus menjalani latihan terjun payung.

"Jangkrik...betapa menakutkan..!!

Kenapa sudah enak-enak di bumi kok manusia malah punya inisiatif untuk terbang lantas terjun segala...?!

Semprul....GENDHENG tu namanya...!!"

Si Madura takut alang kepalang, tetapi demi gengsi etnis, ia coba lewati juga ujian itu. Dam-diam ia berdo’a; “Tuhan, kalau sudah terjun nanti saya selamat lagi sampai di bumi, saya berjanji akan sembelih ayam sebagai rasa syukur saya....”

Ketika mulai berbaris dengan rekan serombongannya menuju pesawat, tawarannya kepada Tuhan ia naikkan; “Saya sembelih kambing, Tuhan...kambing...tidak hanya ayam...”

Ketika pesawat mulai naik dan ia menengok ke bumi melalui kaca jendela, tawarannya naik lagi; “Sapi...Tuhan, sapi...sapi...”

Begitu juga ketika di dalam pesawat saat ia berbaris untuk terjun satu demi satu, serta ketika tangan komandannya mendorong punggungnya sehingga ia terlontar ke angkasa bebas, yang ia ucapkan adalah; “Sapi...sapi...sappiiiii....(ingat, dialek Madura mengucapkan sapi dengan dua P, jadi: SAPPI)

Namun begitu ia sukses mendarat kembali di bumi, sambil melepas tali-tali pengikat parasut, ia lantas bertolak pinggang sambil berseru kepada diri sendiri (jadi keingetan Mr. Bean);

“Meskipun saya NDAK SEMBELLEH SAPPI, mana ada yang tahu...?!”

Tentu saja Madura kita ini hanya melawak. Ia hanya menyindir atau merefleksikan kebiasaan manusia, kebiasaan kita pada umumnya untuk merasa dekat dan butuh kepada Tuhan hanya pas waktu KEPEPET, dan sesudah itu melanggar-Nya lagi.

Dan kalau sudah begitu, metoda Abu Nuwas yang dipakai......hufffffhh

hahay